DPUPR NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan irigasi di wilayah Kabupaten Ngawi. Tahun ini, Dinas PUPR melaksanakan kegiatan pembangunan Sumur Bor Dalam yang tersebar di tujuh titik strategis, yakni di Desa Soco (Kecamatan Jogorogo), Gentong dan Semen (Kecamatan Paron), Beran (Kecamatan Ngawi), Gandri (Kecamatan Pangkur), Pelang Kidul (Kecamatan Kedunggalar), serta wilayah Pakah (kecamatan Mantingan).
Program pembangunan Sumur Bor Dalam ini bertujuan untuk memperkuat suplai air bagi kebutuhan irigasi, terutama pada daerah dengan keterbatasan sumber air permukaan. Dengan tambahan infrastruktur ini, diharapkan terjadi peningkatan luas layanan jaringan irigasi sehingga produktivitas sektor pertanian dapat semakin optimal.

Kegiatan tersebut dilaksanakan menggunakan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH), yang menjadi salah satu sumber pendanaan pembangunan prioritas di Kabupaten Ngawi. Melalui pendanaan ini, pemerintah daerah berupaya memastikan pemanfaatan anggaran secara efektif untuk mendorong ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini melibatkan berbagai unsur, termasuk pemerintah desa (Pemdes) di masing-masing lokasi, serta Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) per wilayah. Kolaborasi ini menjadi faktor penting agar pembangunan Sumur Bor Dalam tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga tepat sasaran dan berkelanjutan.
Dengan hadirnya sumur bor di tujuh titik tersebut, Pemerintah Kabupaten Ngawi berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas lahan dan menjamin ketersediaan air pada musim kemarau. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar perekonomian Kabupaten Ngawi.
