DPUPR Ngawi — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Ngawi melaksanakan sosialisasi awal pelaksanaan rehabilitasi jaringan irigasi di wilayah Kecamatan Kedunggalar, Ngrambe, Kendal, Walikukun dan Pangkur. Kegiatan dihadiri oleh Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA), juru pengairan, pemerintah desa, serta masyarakat penerima manfaat.
Kepala Bidang DPUPR Kabupaten Ngawi, Dwi Miyatno Wahyudayanto, S.T., M.T., menyampaikan bahwa sosialisasi bertujuan menyamakan pemahaman terkait pelaksanaan pekerjaan dan pengaturan jadwal buka-tutup air irigasi selama proses rehabilitasi.
“Pengaturan air perlu dilakukan secara terkoordinasi agar distribusi tetap tertib, pekerjaan rehab berjalan dan kebutuhan air irigasi petani dapat terlayani. Setelah pekerjaan selesai, kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga saluran yang sudah dibangun,” ujar Dwi miyatno wahyudayanto, ST., MT.
Ia menegaskan, masyarakat agar menjaga dan tidak diperkenankan membobol, merusak, maupun mengubah saluran secara sembarangan karena dapat mengganggu sistem pembagian air dan merugikan petani lainnya. Setiap permasalahan maupun kebutuhan pengaturan saluran hendaknya dikoordinasikan melalui HIPPA, juru pengairan, atau petugas terkait.
Melalui sosialisasi ini, DPUPR Kabupaten Ngawi berharap rehabilitasi jaringan irigasi dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kebutuhan air untuk pertanian
